Kaltim Green dan Kesadaran Masyarakat Kaltim

Posted on

Kaltim Green – Para Mahasiswa atau civitas Akademika umumnya disebut juga sebagai “agent of change”  tidak terkecuali Kalimantan Timur karena pada merekalah lebih banyak tercipta inovasi,kreativitas, dan pengembangan untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Pemikiran-pemikiran serta tindakan generasi muda menjadi salah satu tolak ukur peradaban sebuah bangsa. Banyak kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang mengajak masyarakat luas untuk terus peduli terhadap lingkungan seperti aksi penanaman ratusan pohon trambesi di sekitar jalan utama Samarinda Seberang serta keigatan-kegiatan sadar lingkungan lainnya.

Walaupun begitu dalam upaya mendukung gerakan masyarakat dunia khususnya masyarakat Kalimantan Timur dalam menanggulangi global warming. Namun, sepertinya hal tersebut masih kurang begitu mengena dan merasuk dalam setiap sendi kehidupan masyarakat kaltim dalam upaya mendukung Kaltim Green yaitu suatu gerakan yang dicanangkan oleh Gubernur Kalimantan Timur H. Awang Faroek Ishak.

Kaltim Green, One Man Five Trees

Tetapi sepertinya menanamkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua. Satu contoh kecil adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat kita terhadap bahaya rokok dan asap rokok, walaupun sudah jelas mudharatnya. Namum mereka tetap saja merokok tanpa mempedulikan dampaknya terhadap kesehatan tubuh dan lingkungan. Lebih buruk lagi, peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang hadir di jalan terus mengalami peningkatan yang cukup drastic setiap tahunnya. PT. AHM saja misalnya, penjualan motornya pada bulan April 2010 melonjak 98% dibanding bulan April 2009 (okezone.com,2010). Tidak mau kalah penjualan merk motor Yamaha, juga mengalami kenaikan 60% pada tahun 2008 (papuapos.com, 2008). Hal ini berimplikasi pada tingkat pencemaran udara dan gas Carbon dioxide (CO2) yang merupakan faktor penyumbang terbesar terhadap perubahan iklim dunia.

Oleh karena itu, pergerakan dan kebijakan-kebijakan dari Pemerintah, Institusi Pendidikan, maupun lembaga masyarakat  harus segera digerakkan untuk mendukung kebijakan Kaltim Green, One Man Five Trees. Tentunya kebijakan ini harus didukung  oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga  gerakan go green pun bisa berlangsung efektif dan optimal. Beberapa Perguruan tinggi, tempat-tempat umum pun sebenarnya sudah ambil bagian dalam upaya mendukung gerakan Kaltim Green ini. Antaranya adalah penerapan area bebas rokok dan  sosialisai pengadaan sepeda hijau.

Leave a Reply

Your email address will not be published.