Sholat Witir dan Sholat Tarawih

Posted on

Kebanyakan orang sering menanyakan apakah sholat tarawih tanpa sholat witir dibulan puasa (Ramadhan) adalah sah atau tidak? Disini saya hanya ingin berbagi sedikit penjelasan, dimana penjelasan ini juga tidaklah mutlak dari kajian kajian alquran dan sunah yang saya lakukan, melaikan dari berbagai sumber yang saya baca. Dan mudah-mudahan masih bermanfaat.

Shalat witir itu adalah shalat penutup. Umumnya dilakukan oleh Rasulullah SAW menjelang masuk waktu subuh. Tidak jarang beliau berlomba dengan subuh. Karena itu dalam shalat tarawih tidak diharuskan shalat witir.  Apalagi bila seseorang berniat akan shalat lagi pada akhir malam nanti. Tentunya dia baru shalat witir nanti setelah semua rangkakai shalat malamnya selesai.

Namun barangkali masyarakat kebanyakan berpikir bahwa dari pada nanti tidak sholat malam, maka mendingan shalat witir sekalian selesai shalat tarawih. Padahal sesungguhnya antara tarawih dan witir bukanlah sholat yang dipaket menjadi satu. Oleh karena itu bila saya ataupun Anda tidak shalat witir setelah tarawih, tidak apa-apa dan sholat tarawih sudah syah.

Namun sebaiknya kita bisa memastikan dapat melaksanakan sholat witir sebelum sholat subuh. Bila kita perhatiakan, di Masjidil Haram Makkah dan Masjid An-Nabawi Madinah, uamt Islam disana juga melakukan shalat tarawih 20 rakaat setelah shalat isya tanpa witir. Shalat witir baru mereka lakukan selesai shalat malam, seperti sholat tahajud dan menjelang sahur atau subuh.

Semoga bermanfaat…

Inf. syariahonline.com